oleh

PILKADA SERENTAK DILAKUKAN SECARA SANTUN DAN TIDAK ADA MONEY POLITIK KATA KABID DPMD KABUPATEN SUKABUMI APRIL 6, 2021

SUKABUMI MABES BHARINDO Menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2022 nanti, Kepala Bidang Administrasi Pemerintah Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Adpemdes DPMD) Kabupaten Sukabumi, meminta dilakukan secara santun dan tidak ada politik uang.

Politik uang atau sedekah uang sendiri masih menjadi trend di kalangan masyarakat terutama bagi calon yang ingin menduduki bangku pemerintah. Apalagi bagi incumbent yang ingin mencalonkan kembali jangan sampai merogoh kocek dari anggaran desa. Hal itu bisa berdampak bagi kepemimpinan dia sendiri.

“Mengenai politik uang saya kira kondisi sekarang dengan pengelolaan keuangan desa yang ketat, bagi calon bakal berpikir berkali kali, karena harus menggantinya dari mana,” kata Kabid Adpemdes DPMD, Dedi Kusnadi kepada media, Selasa (06/04/21).

Menurut dia, politik uang itu mestinya ditiadakan. Sebab, hal itu tidak mendidik bagi masyarakat. Harusnya sekrang warga cerdas memilih calon jangan hanya dengan uang tidak seberapa. Tapi program yang seharusnya dirasakan masyarakat malah tidak ada.

“Semua lapisan harus mengontrol jalannya pemilihan, terutama media sebagai sosial kontrol agar tidak terjadi politik uang,” tegasnya.

Sambung dia, Pilkades serentak tahun 2022 itu bakal dilaksanakan tepatnya Bulan Juni atau Juli dengan jumlah 70 desa. Sementara di tahun 2023, bertambah sebanyak 73 dan di tahun 2025 menjadi momen di setiap lapisan masyarakat Sukabumi karena Pilkades terbanyak yaitu 240 desa.

“Mudah mudahan tahun depan pilkades serentak nya berjalan lancar, dan berharap pandemi ini tidak ada lagi. Agar tidak ada penggelembungan anggaran,” tandasnya.pungkas nya””

 

Komentar

News Feed