oleh

Wali Kota Madiun Hadiri Parapatan Luhur PSHT 2021

-Daerah-227 Dilihat

Wali Kota Madiun Hadiri Parapatan Luhur PSHT 2021

Mabesbharindo.com Madiun – Parapatan Luhur (Parluh) 2021 PSHT Pusat Madiun bisa menjadi percontohan penerapan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19. Bagaimana tidak, kegiatan tak hanya sesuai aturan. Namun, juga menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Peserta yang mengikuti langsung jalannya Parapatan Luhur di lokasi tak lebih dari 50 persen dari kapasitas ruang. Selebihnya, mengikuti secara virtual dari tempat masingmasing. Karenanya, Wali Kota Madiun Maidi yang turut hadir dalam pembukaan acara tersebut mengapresiasi jalannya Parapatan Luhur. Sabtu (13/3/2021)

Wali Kota Memang didapuk memberikan sambutan mewakili Forkopimda dalam kegiatan tersebut. Karenanya, wali kota mengajak semua untuk tak lupa menegakkan protokol kesehatan. Hal itu penting mengingat kondisi pandemi yang belum juga berakhir. Kasus penambahan konfirmasi juga masih terjadi. Semua kegiatan wajib menerapkan protokol kesehatan.

Maidi berkata “Seperti diketahui, saat ini masih pandemi dan kota kita menjalankan PPKM berbasis mikro yang ketiga. Kegiatan memang kita longgarkan tetapi tetap dengan protokol kesehatan yang ketat. Dan kegiatan Parapatan Luhur ini sudah berjalan sesuai aturan dengan baik, ”katanya

Berharap “Kegiatan bukan hanya harus berjalan aman, tertib, dan lancar. Tetapi juga harus sehat. Dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat seperti ini semoga semuanya terjaga dari Covid-19″.

Selain itu, wali kota mengingatkan pentingnya keamanan dan ketertiban. Sebab, tanpa keamanan jalannya pembangunan bisa berhenti bahkan lumpuh. PSHT, kata wali kota, sebagai salah satu perguruan pencak silat yang berpusat di Kota Madiun tentunya juga harus menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Pendekar. Wali Kota Maidi juga berharap kegiatan Parluh dapat menghasilkan pendekar-pendekar yang tangguh, berjiwa ksatria, dan selalu menegakkan kebenaran tentunya.

“Kota Madiun terus berkembang pesat saat ini hingga menjadi pusat pengembangan Jawa Timur wilayah barat. Ini tidak mustahil terwujud tanpa keamanan dan ketertiban. Karenanya, jalannya pemerintahan ini butuh dukungan semua pihak tak terkecuali dari unsur pendekar untuk menjaga keamanan dan ketertiban, pungkasnya sembari berharap pendekar selalu menjaga keamanan dan tidak mudah terpancing berita bohong. (Jok’s / Mujiarto).

Komentar