oleh

Farida Hidayati Gelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Kecamatan Ngasem

-Daerah-114 Dilihat

       JATIM l MABESBHARINDO.COM BOJONEGORO – Anggota DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Farida Hidayati melakukan sosialisasi empat pilar MPR RI Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika pada Minggu (14/3/2021) lalu di SMA Wasilatul Huda Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro.

Dalam acara tersebut diikuti ratusan peserta dan juga para guru dengan menerapkan protokol kesehatan. Nampak, para peserta antusias untuk mengikuti acara ini.

Mbak Farida, sapaan akrabnya menyampaikan, era modern seperti ini perlu penguatan wawasan kebangsaan yang lebih masif. Para remaja di usia sekolah dalam kondisi pandemi yang mengharuskan lebih banyak belajar dari rumah perlu disupport dalam berbagai kegiatan yang positif.

“Para ibu guru lebih kreatif untuk menggali potensi diri para generasi milenial ini. Walaupun keterbatasan dalam mendidik melalui sistem online di pandemi ini,” ujarnya kepada awak Media, melalui pers rilisnya, Sabtu (20/3/2021).

Selain itu, radikalisme, krisis moral dan atitude selalu menjadi perhatian serius tiap tahunnya yang harus dibenahi bersama-sama. Mulai dari orang tua, guru, dan semua pihak perlu andil dalam menciptakan lingkungan yang sehat saling toleransi dan menghargai di lingkungan sekitar ataupun ketika sedang mengunakan media sosial.

“Saya yakin melalui SMA Wasilatul Huda ke depan mampu menghadirkan generasi yang mencintai NKRI saling menghargai sesama dan menjadi generasi pemimpin bangsa yang sholeh dan sholihah,” imbuhnya.

Untuk para peserta remaja, wanita berhijab ini meminta agar menggunakan medsos secukupnya dan dalam hal yang positif.

“Gunakanlah bahasa yang baik ketika berinteraksi di medsos,” pesannnya.

Sedangkan Fatoni selaku perwakilan ponpes Wasilatul Huda mengucapkan terimakasih banyak atas perhatian dan waktu yang diberikan oleh Farida Hidayati ini.

“Tentunya acara pembekalan wawasan terkait empat pilar ini menjadi pemicu semangat bagi para siswa kami untuk mendapat pemahaman baru terkait wawasan kebangsaan secara langsung. Setelah sekian lama kita lakukan pembelajaran melalui daring atau online,” pungkasnya. (Jayadi & Mashuri)
Editor : Khoirul Anam

Komentar