oleh

Sejahterakan Petani HIPPA “SUMBER AGUNG” Desa Sidorejo Bangun Saluran Irigasi Persawahan

Sejahterakan Petani HIPPA “SUMBER AGUNG” Desa Sidorejo Bangun Saluran Irigasi Persawahan

Mabesbharindo.com – Jatim. Balai besar wilayah sungai(BBWS) bengawan Solo melalui bidang operasi dan pemeliharaan sumber daya air melaksanakan program percepatan peningkatan tata guna air irigasi (P3-TGAI). Tahun 2021 Program tersebut juga tersebar di beberapa wilayah Kabupaten Madiun. Salah satu desa yang mendapatkan program tersebut adalah Desa Sidorejo Kecamatan Saradan Kabupaten Madiun. Jum’at 07/5/2021

Sebagai Ketua Hippa” Sumber Agung” Lasiman menjelaskan bahwa dirinya akan selalu memantau serta meyakini nantinya proses pembangunan saluran irigasi di desanya yang menelan anggaran Rp 195.000.000 di pastikan sesuai dengan sepesifikasi.Yakni panjang 250 meter, lebar atas 70cm ,lebar pada bagian bawah dan tinggi dinding bangunan pasangan 50 cm,berikut pondasi tanam setebal 30cm.

” Harapan dengan adanya saluran irigasi yang baru ini, pendistribusian air untuk mengairi lahan persawahan petani bisa semakin lancar, terawat dengan baik.
Dan petani di desa Sidorejo khususnya dapat melaksanakan usaha tani sepanjang tahunnya tanpa kesulitan pengairan pertanian”, Tutur Lasiman

kepada awak media mabesbharindo.com Bono Kepala desa Sidorejo membenarkan bahwa program yang secara langsung di kelola oleh HIPPA itu merupakan terobosan yang sangat tepat untuk menghasilkan pembangunan yang berkualitas.

Pasalnya ,” HIPPA selaku penanggung jawab sekaligus penerima manfaat, tentu tidak akan membangun saluran secara asal asalan.serta akan mengupayakan agar hasil pembangunan benar kuat dan kokoh untuk mempermudah mengairi lahan pertanian”. Jelas Bono

Lebih lanjut Bono menyampaikan Atas terlaksananya pembangunan jaringan irigasi program HIPPA tersebut kami selaku pemerintahan desa serta seluruh staf pemerintahan desa sangat berterima kasih kepada pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

” dengan adanya HIPPA masyarakat petani desa Sidorejo merasa terbantu, terutama terkait dengan pengairan lahan persawahan menjadi lancar”, tutup kades. (Mujiarto/Ega).

Komentar

News Feed