oleh

Polsek Wonoasri Gelar Pengamanan Kegiatan Pengesahan Warga Baru Pagar Nusa

Polsek Wonoasri Gelar Pengamanan Kegiatan Pengesahan Warga Baru IPSNU Pagar Nusa

Mabesbharindo.com – JATIM. Jajaran Polsek wonoasri lakukan Giat pengesahan warga Baru perguruan pencak silat Pagar nusa Di Pondok Pesantren An Nuhiyyah wonoasri. Guna antisipasi terjadinya gesekan antar perguruan silat lain dan supaya kegiatan penerimaan warga baru dan telasan perguruan silat tersebut berjalan lancar. Sabtu (03/4/2021).

Kegiatan pengesahan warga baru / telasan ini rutin dilaksanakan setiap 2 kali dalam setahun yaitu pada Bulan Muharram dan Rajab. Adapun jumlah warga yang disahkan menjadi warga baru Pagar Nusa adalah sejumlah 40 orang. Kegiatan yang diawali dengan ziarah / nyekar di makam KH Muhtarom selaku sesepuh Pagar Nusa Madiun ini kemudian dilanjutkan dengan kegiatan tradisi pengesahan warga baru di dalam komplek Pondok Pesantren An Nuhiyyah.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Iptu Agustinus Dwi Tjahyono SH.MH memberikan himbauan kepada seluruh warga Pagar Nusa agar bisa memberi contoh yang baik kepada masyarakat sehingga gambaran tentang perguruan pencak silat yang notabennya berakhlak santun tidak tercoreng oleh perbuatan kerusuhan antar sesama perguruan silat sehingga mencerminkan bahwa Pagar Nusa adalah perguruan silat yang cinta kerukunan dan menjunjung tinggi persatuan.“Marilah bersama jaga sikap dan perilaku sehingga mencerminkan citra positif kita di masyarakat bahwa perguruan silat cinta damai. Bersikap santun dan bertaqwa kepada Allah SWT sebagiamana yang diajarkan para guru-guru silat terdahulu.” Tutur Kapolsek Wonoasri.

Mengingat situasi masih Pandemi Covid-19, kegiatan pengesahan warga baru ini dilaksanakan dengan Protokol Kesehatan yang ketat dan hanya diikuti oleh panitia serta warga baru yang akan disahkan dengan wajib memakai masker dan menjaga jarak antar peserta.“Tentunya kami tidak boleh ‘under estimated’ terhadap segala potensi gangguan keamanan yang mungkin timbul, oleh sebab itu pelaksanakan pengamanan kegiatan ini tetap berpedoman pada Protokol Kesehatan dengan melarang adanya warga diluar Kecamatan Wonoasri serta penggembira lainnya.  Apabila ditemui, maka kami secara humanis akan mengimbau untuk kembali ke rumah masing-masing,” ujar Kapolsek.

Iptu Agustinus juga menambahkan bahwa selalu mengingatkan panitia maupun warga perguruan silat untuk selalu mengedepankan dan melaksanakan Protokol Kesehatan secara ketat saat melaksanakan kegiatan ini, mengingat Pandemi Covid-19 belum berakhir dan angka penularan Covid-19 di wilayah Jawa Timur masih relatif tinggi. (Mujiarto/Jok’s).

Komentar