oleh

Para prajurit Yon Armed 13/Nanggala Kostrad terjun ke lapangan bersama unsur lainnya untuk mendukung operasi penegakan PPKM Mikro

MabesBharindo, Sukabumi — Sebanyak 30 personel Yonarmed 13/2/1 Nanggala/Kostrad turut serta dalam kegiatan operasi penegakan disiplin penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Skala Mikro di Kabupaten Sukabumi.

Dalam melaksanakan tugas sosial tersebut, para prajurit dari satuan tempur tersebut berada di Bawah Kendali Operasi (BKO) Kodam III/Siliwangi yang dalam pelaksanaannya dibantu oleh Kodim 0607 Kota Sukabumi.

Mereka menjadi bagian dari tim gabungan operasi penegakan PPKM dari tanggal 25 Februari sampai dengan Maret 2021. Wilayah operasinya meliputi desa-desa yang ada di Kecamatan Cikembar antara lain Desa Cimanggu, Bojong, Bojongkembar, Bojong Raharja, Cibatu, Desa Sukamaju, serta Desa Parakanlima.

Tim yang diterjunkan ke dalam operasi PPKM itu dipimpin oleh Lettu Arm Ade Rasidi. Salah satu tugas para prajurit Yon Armed 13 dalam operasi tersebut adalah ikut menegakkan protokol kesehatan (prokes) yaitu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

“TNI senantiasa berada di garda terdepan bersama jajaran lainnya untuk menjaga dan melindungi masyarakat termasuk berkomitmen dalam ikhtiar bersama guna meminimalisir penyebaran pandemi Covid-19,” kata Lettu Ade.

Para prajurit Yon Armed 13, ujar dia, akan melaksanakan fungsi pencegahan, penanganan, pembinaan, dan tim pendukung dalam menegakkan aturan PPKM Mikro. Fungsi pencegahan meliputi sosialisasi penerapan 3M serta pembatasan mobilitas masyarakat.

“Adapun aspek penanganan terkait dengan implementasi 3T yaitu testing, tracing, dan treatment hingga penanganan dampak ekonomi.Sedangkan aspek pendukung berupa bantuan untuk pencatatan dan pelaporan serta dukungan komunikasi dan logistik,” jelas dia.

Sementara dalam melaksanakan fungsi pembinaan, para prajurit  Yon Armed 13/Nanggala Kontrad terus mengajak masyarakat  agar berdisiplin menerapkan 3M. Dengan disiplin tersebut, pemerintah dan masyarakat bisa mengendalikan penyebaran Virus Corona.

Dalam menjalankan tugasnya, 30 prajurit tersebut bertugas secara bergantian sesuai jadwal yang ditentukan. Pungkas nya””

Komentar