oleh

JPKP Soroti Pengadaan Baju Seragam PNS Sekretariat DPRD Banyuasin

Mabes Bharindo. (Banyuasin)- Untuk diwilayah Kabupaten Banyuasin terakhir ini hanya Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) inilah yang tak perlu dipertanyakan lagi kinerjanya, ormas Underbow Presiden Joko widodo ini kiprahnya patut di apresiasi.

Ketua DPD JPKP Banyuasin Indo Sapri saat dibincangi awak media di kantornya jl. reoseli Kelurahan Pangkalan Balai pada Minggu (4/4/2020) mengatakan saat ini pihaknya konsentrasi ke Sekretariat Dewan terkait adanya pengadaan baju seragam bagi ASN yang diduga sangat tidak logis dan terkesan pemborosan.

Lanjut dia, pihaknya segera mendatangi Sekwan DPRD Banyuasin untuk melihat langsung bagaimana bentuk baju yang menurutnya harganya sangat pantastis, jika benar adanya hal itu sungguh menyayat hati bagi ASN yang kini sedang dihadapan dengan persoalan ekonomi.

Ditengah pandemi covid-19 ini kata dia, diketahui banyak orang mengumpulkan beras sekedar untuk makan menghidupi keluarga, begitu terbalik PNS di Sekwan membeli baju begitu mahal, ungkapnya.

“Kami sudah memastikan dalam waktu dekat ini akan ke Kantor Dewan melihat langsung seperti apa baju harganya Rp 1 juta lebih tersebut, perlu kita ketahui harga baju PNS bisa kita lihat melaui jual online dengan harga Rp 500 ribu sampai Rp 700 ribuan saja itu sudah sangat bagus”, tegasnya.

Sementara via WhatsApp Sekwan Banyuasin Adam Ibrahim menjelaskan tekait persoalan belanja baju PNS bukan masa dirinya, terimahkasih info itu, saya tidak bisa cerita banyak sebab bukan masa saya menjabat Sekwan seperti uang dirilis IWO Banyuasin beberapa saat yang lalu,” tutupnya.(waluyo)

Komentar