MABESBHARINDO.COM
Pontianak, 24 Januari 2026 – Peringatan Hari Pendidikan Internasional yang jatuh pada hari ini menjadi momentum penting bagi bangsa Indonesia untuk merefleksikan kembali arah pembangunan sumber daya manusia.
Anggota DPR/MPR RI, H. Yuliansyah, S.E., menekankan pentingnya pendidikan sebagai jembatan emas menuju Indonesia yang lebih sejahtera dan bermartabat.
Sebagai wakil rakyat, H. Yuliansyah menyoroti bahwa pendidikan bukan sekadar proses transfer ilmu pengetahuan, melainkan amanat konstitusi yang harus dikawal bersama demi mencerdaskan kehidupan bangsa.
Dalam keterangannya, H. Yuliansyah menegaskan komitmen parlemen untuk terus mendorong kebijakan pendidikan yang merata dan berkeadilan.
“Tidak boleh ada lagi anak bangsa yang putus sekolah karena biaya atau jarak. Pendidikan adalah hak setiap warga negara dari Sabang sampai Merauke. Di Hari Pendidikan Internasional ini, mari kita perkuat tekad untuk menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas dan terjangkau bagi semua,” tegas H. Yuliansyah.
Di tahun 2026 ini, persaingan global semakin ketat. H. Yuliansyah, S.E., mengingatkan pentingnya adaptasi kurikulum yang relevan dengan kebutuhan zaman tanpa meninggalkan jati diri bangsa.
Fokus utama yang disoroti beliau meliputi:
Pemerataan Fasilitas: Mendorong pembangunan infrastruktur pendidikan yang layak, terutama di daerah pemilihan dan wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).
Kesejahteraan Guru: Memperjuangkan hak dan peningkatan kompetensi tenaga pendidik sebagai ujung tombak keberhasilan pendidikan.
Pendidikan 4 Pilar: Mengintegrasikan nilai-nilai kebangsaan agar generasi muda tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki jiwa nasionalisme yang kuat.
Menutup pesannya, H. Yuliansyah mengajak seluruh lapisan masyarakat, mulai dari orang tua, tenaga pendidik, hingga pemerintah daerah, untuk bersinergi.
“Investasi terbaik bagi bangsa ini adalah pada manusianya. Mari kita ciptakan generasi yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga siap memimpin,” pungkasnya.
Selamat Hari Pendidikan Internasional 24 Januari 2026. Pendidikan untuk Perdamaian dan Pembangunan Berkelanjutan.
Red. Sri Sundari.












Komentar