pra pembangunan Jembatan Linggamanik Desa Nangerang,

Daerah40 Dilihat

Mabes Bharindo Sukabumi.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi bergerak memulihkan akses vital masyarakat di Kecamatan Jampang Tengah melalui percepatan pembangunan kembali Jembatan Linggamanik di Desa Nangerang.

Infrastruktur yang menjadi penghubung utama antarwilayah tersebut kini memasuki tahap penanganan intensif oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU). Koordinasi lintas sektor bersama Forkopimcam dan tim teknis telah dilakukan, termasuk peninjauan lapangan untuk memastikan kesiapan perencanaan.

Kepala Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Uus Firdaus, menegaskan pembangunan jembatan menjadi prioritas pemerintah daerah mengingat perannya yang krusial bagi mobilitas warga.

“Penanganan ini kami percepat karena merupakan akses penting masyarakat dan menjadi kewenangan kabupaten,” ujarnya pada Rabu (22/4/2026).

Proyek pembangunan akan dibiayai melalui anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT). Saat ini, proses perencanaan ditargetkan rampung dalam waktu sekitar satu minggu sebelum dilanjutkan ke tahap administrasi dan pengadaan.

Setelah seluruh tahapan siap, pekerjaan konstruksi diperkirakan berlangsung sekitar satu bulan. Secara keseluruhan, pembangunan jembatan ditargetkan selesai dalam waktu dua hingga dua setengah bulan.

“Jika semua berjalan lancar, dalam dua sampai dua setengah bulan jembatan sudah bisa kembali dimanfaatkan,” jelasnya disela monitoring.

Selama proses pembangunan, pemerintah telah menyiapkan jalur alternatif untuk menjaga aktivitas masyarakat tetap berjalan. Kendaraan roda empat dialihkan melalui jalur Penumbangan, sementara pejalan kaki dapat menggunakan jembatan gantung di sekitar lokasi.

Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur sementara, terutama bagi anak-anak.

Sebelumnya, penanganan darurat di lokasi telah dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah. Selanjutnya, pembangunan permanen diserahkan kepada Dinas PU sebagai pelaksana teknis.

 

 

(Herlan)

Komentar