MABESBHARINDO.COM
Sambas, TNI AL, Kodaeral XII – Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Pos TNI AL (Posal) Pemangkat melalui unsur Posbabinpotmar turut mengikuti kegiatan penguatan sinergitas TNI, Polri dan pemerintah daerah sekaligus gelar perlengkapan penanganan Karhutla di Kantor Polsek Selakau, Kabupaten Sambas, Selasa (15/9).

Kegiatan tersebut diikuti Tim Penyuluhan Karhutla yang terdiri dari Brigjen TNI Dr. Budi Santoso, S.I.P., M.H., Kolonel Inf. Nurman Syahreda, S.E., dan Kolonel Mar Jackson Roy P. Pauta, S.Tr.Han., M.Tr.Hanla. Turut hadir unsur Koramil 06/Selakau, Polsek Selakau, Posal setempat, pemerintah kecamatan, Puskesmas Selakau, BPKS, Manggala Agni serta Masyarakat Peduli Api.

Brigjen TNI Dr. Budi Santoso dalam sambutannya menekankan bahwa Karhutla bukan hanya menyebabkan kerusakan lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu kesehatan masyarakat, aktivitas ekonomi, serta menimbulkan dampak sosial yang luas. Oleh karena itu, diperlukan langkah pencegahan dan penanganan secara cepat, tepat, terpadu, serta melibatkan seluruh unsur terkait.
Menurutnya, sinergitas TNI-Polri bersama pemerintah daerah, instansi terkait dan masyarakat menjadi kunci dalam menghadapi ancaman Karhutla. Personel dan masyarakat didorong untuk meningkatkan kewaspadaan, memperkuat patroli terpadu, mengintensifkan sosialisasi pencegahan pembakaran lahan, serta mengambil langkah sesuai ketentuan terhadap pihak yang dengan sengaja melakukan pembakaran.
Keikutsertaan unsur Kodaeral XII dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen TNI AL untuk mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla di wilayah Kalimantan Barat. Melalui sinergi lintas sektor dan kesiapan personel maupun perlengkapan, diharapkan potensi Karhutla dapat dideteksi dan ditangani sedini mungkin sehingga tidak berkembang menjadi bencana yang lebih luas.
(Dispen Kodaeral XII)
Red: Sri Sundari









Komentar