Dinas PU Kabupaten Sukabumi Prioritaskan Perbaikan Infrastruktur Rusak Akibat Bencana pada 2026

Pemerintahan32 Dilihat

Media Mabes Bharindo.

Senin 03 Maret 2026. Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi tengah menyusun program prioritas infrastruktur untuk tahun anggaran 2026 dengan pendekatan yang lebih terukur dan berbasis kebutuhan di lapangan.

Langkah ini dilakukan setelah dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program pada tahun sebelumnya. Salah satu fokus utama dalam perencanaan tersebut adalah penanganan infrastruktur yang mengalami kerusakan akibat bencana alam.

Kepala Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Uus Firdaus, menyampaikan bahwa jajaran teknis saat ini tengah melakukan sinkronisasi antara rencana kerja fisik dengan kondisi riil di lapangan, khususnya di wilayah yang terdampak banjir dan longsor sepanjang 2025.

Menurutnya, pada tahun anggaran 2026 pola perencanaan difokuskan pada pemetaan kerusakan berdasarkan tingkat risiko serta urgensi layanan publik. Sejumlah infrastruktur tercatat mengalami kerusakan cukup signifikan, terutama pada ruas jalan strategis penghubung antarwilayah serta sistem drainase yang berperan penting dalam pengendalian genangan dan limpasan air.

Uus menjelaskan, pihaknya tidak hanya menilai tingkat kerusakan secara fisik, tetapi juga mempertimbangkan dampaknya terhadap mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi. Dengan keterbatasan anggaran yang tersedia, Dinas PU menyusun skala prioritas agar penanganan infrastruktur dapat dilakukan secara tepat sasaran, khususnya di wilayah yang terdampak bencana.

Penentuan prioritas dilakukan melalui analisis tingkat kerusakan, jumlah warga terdampak, fungsi strategis infrastruktur, serta potensi risiko berulang jika tidak segera ditangani. Pendekatan ini diharapkan mampu memastikan penggunaan anggaran memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Selain rehabilitasi jalan dan perbaikan sistem drainase, program tahun 2026 juga diarahkan pada penguatan struktur infrastruktur agar lebih tahan terhadap potensi bencana hidrometeorologi. Upaya ini menjadi bagian dari langkah jangka panjang dalam membangun ketahanan wilayah, bukan sekadar perbaikan sementara.

Dinas PU optimistis bahwa dengan penyusunan program yang berbasis evaluasi serta kondisi riil di lapangan, konektivitas antarwilayah di Kabupaten Sukabumi dapat kembali pulih secara bertahap. Di saat yang sama, kualitas infrastruktur dasar diharapkan semakin adaptif menghadapi dinamika cuaca ekstrem di masa mendatang.

 

Reporter :Herlan

Komentar