MABESBHARINDO.COM || Teungku Muhammad Raju, Ketua Umum Prabu Satu Nasional sekaligus Funder PSNCHAIN, menyoroti keras bencana banjir besar yang melanda Sumatra Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Menurut beliau, bencana ini bukan semata-mata musibah alam, tetapi akibat langsung dari penebangan liar yang dibiarkan bertahun-tahun tanpa tindakan tegas.
Dalam pernyataannya, Teungku Raju mendesak Presiden agar segera menangkap dan memberi hukuman maksimal kepada para pelaku illegal logging beserta jaringan yang melindungi mereka.
“Rakyat kehilangan rumah, kehilangan mata pencaharian, bahkan kehilangan keluarga. Jangan biarkan pelaku pembabat hutan ini bebas berkeliaran. Negara harus hadir, dan para pelaku wajib diproses tanpa kompromi,” tegas Teungku Raju.
Beliau juga meminta pemerintah menurunkan tim investigasi khusus untuk menelusuri jalur distribusi kayu ilegal, serta menindak oknum-oknum aparat atau pengusaha yang terlibat.
“Bencana ini bukan takdir—ini ulah manusia. Dan manusia yang merusaknya harus bertanggung jawab,” tutup beliau.








Komentar