Media Mabes Bharindo.com
Sukabumi – Upaya menjaga kondusivitas dan keamanan di jalur transportasi Sukabumi–Bogor dilakukan melalui mediasi antara para pengemudi Colt Mini dengan pengemudi travel yang beroperasi di trayek tersebut. Mediasi ini difasilitasi oleh Ketua Umum LSM Pandawa 16 dan disaksikan langsung oleh anggota kepolisian dari Polres Sukabumi serta jajaran Polsek Cibadak.
Pertemuan berlangsung pada Senin malam, 17 Maret 2025 sekitar pukul 24.00 WIB, bertempat di Toko Buah Harva yang berada di Kampung Angkrong, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi.
Mediasi tersebut digelar sebagai langkah preventif untuk meredam potensi gesekan antara para pengemudi angkutan umum Colt Mini dengan pengemudi travel yang sama-sama melayani penumpang di jalur Sukabumi–Bogor. Sejumlah perwakilan dari kedua pihak hadir untuk menyampaikan aspirasi, keluhan, serta harapan mereka agar tercipta solusi yang adil dan tidak merugikan siapa pun.
Ketua Umum Pandawa 16 yang memimpin jalannya mediasi menyampaikan bahwa forum dialog ini merupakan bentuk kepedulian terhadap terciptanya situasi yang aman dan kondusif di tengah masyarakat, khususnya di sektor transportasi yang bersentuhan langsung dengan kepentingan publik.
Menurutnya, dinamika yang terjadi di lapangan antara pengemudi angkutan umum dan travel merupakan hal yang wajar, namun harus diselesaikan melalui komunikasi dan musyawarah agar tidak berkembang menjadi konflik yang dapat merugikan semua pihak.
“Tujuan utama pertemuan ini adalah mencari jalan tengah. Kami ingin semua pihak saling memahami dan tetap menjaga kondusivitas wilayah. Jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di lapangan,” ujarnya.
Dalam suasana dialog yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, masing-masing pihak diberi kesempatan untuk menyampaikan pandangannya. Diskusi berjalan cukup dinamis, namun tetap dalam suasana yang tertib dan saling menghormati.
Setelah melalui pembahasan yang cukup panjang, mediasi tersebut akhirnya menghasilkan sejumlah kesepakatan bersama yang dinilai tidak memberatkan salah satu pihak. Para pengemudi Colt Mini dan pengemudi travel sepakat untuk saling menghormati ruang operasional masing-masing serta mengedepankan sikap saling menghargai saat menjalankan aktivitas di lapangan.
Selain itu, seluruh pihak juga berkomitmen untuk menjaga keamanan, ketertiban, serta kondusivitas di wilayah jalur trayek Sukabumi–Bogor, sehingga masyarakat yang menggunakan jasa transportasi dapat merasa aman dan nyaman.
Kehadiran aparat kepolisian dari Polsek Cibadak dalam kegiatan tersebut juga menjadi bentuk pengawasan sekaligus dukungan terhadap penyelesaian persoalan melalui pendekatan dialog dan musyawarah.
Pihak kepolisian mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Pandawa 16 dalam memfasilitasi komunikasi antara kedua belah pihak. Menurutnya, penyelesaian masalah melalui mediasi dan kesepakatan bersama merupakan langkah positif dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polres Sukabumi.
Dengan tercapainya kesepakatan tersebut, diharapkan hubungan antara para pengemudi Colt Mini dan travel di jalur Sukabumi–Bogor dapat berjalan lebih harmonis ke depannya. Semua pihak juga diharapkan mampu menjaga komitmen yang telah disepakati demi terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif bagi masyarakat luas.
Mediasi yang berlangsung hingga larut malam itu pun akhirnya ditutup dengan kesepahaman bersama serta komitmen untuk terus menjaga komunikasi yang baik apabila di kemudian hari muncul permasalahan serupa.
Reforter FR Mbs








Komentar