Presiden Prabowo: Uang Rakyat Harus Kembali untuk Pelayanan Publik”

Pemerintahan591 Dilihat

JAKARTA – Mabesbharindo.com Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintahannya untuk memastikan setiap rupiah uang negara dikelola secara bersih, efisien, dan sepenuhnya dikembalikan kepada rakyat. Penegasan itu disampaikan saat meresmikan Stasiun Tanah Abang Baru di Jakarta, Selasa (4/11/2025).

“Ini kehadiran negara. Dari mana uang itu? Dari uang rakyat, dari pajak, dari kekayaan negara. Karena itu kita harus mencegah semua kebocoran. Kita harus hentikan penyelewengan dan korupsi. Uang rakyat enggak boleh dicuri karena akan kita kembalikan kepada pelayanan untuk rakyat,” ujar Presiden Prabowo.

Kepala Negara menekankan bahwa transportasi publik, termasuk Kereta Rel Listrik (KRL), merupakan salah satu bentuk nyata pelayanan negara. Pemerintah, lanjutnya, berkomitmen menanggung sebagian biaya operasional agar masyarakat dapat terus menikmati layanan transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau.

Selain membahas transportasi, Presiden juga menyampaikan optimismenya terhadap ketahanan ekonomi nasional. Ia menyoroti capaian pemerintah dalam meningkatkan produksi pangan yang disebutnya mencapai rekor tertinggi sepanjang sejarah Republik Indonesia.

“Cadangan pangan kita sekarang terbesar sejak Republik berdiri. Kita aman di bidang pangan dan akan terus kita amankan,” ucapnya.

Presiden Prabowo turut memberikan apresiasi terhadap peningkatan kualitas layanan PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang menurutnya telah setara dengan standar internasional. Ia mengajak masyarakat untuk lebih menghargai karya anak bangsa.

“Kereta api kita tidak kalah dengan kereta api di luar negeri. Kalau anak bangsa berbuat yang baik dan hebat, sudah selayaknya kita hargai,” katanya.

Menutup sambutan, Presiden Prabowo menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Perhubungan dan PT KAI atas dedikasinya dalam meningkatkan layanan transportasi Indonesia. “Kereta api kebanggaan kita. Tapi jaga kebersihan, sudah tidak zaman jorok,” pungkasnya.

Komentar