Mabesbharindo
Jakarta Pusat — Kepolisian terus menghadirkan pendekatan humanis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Melalui program Polwan Jaga Jakarta, Polres Metro Jakarta Pusat melaksanakan kegiatan sambang pada Jumat Keliling dan Juru Pemantau Jentik (Jumantik) di RW 03, Kelurahan Cempaka Baru, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (6/2/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut dihadiri oleh unsur pemerintah kelurahan, kader kesehatan, serta tokoh masyarakat setempat. Hadir di antaranya Lurah Cempaka Baru, Kasi Kesra, kader Puskesmas, Satpol PP, Ketua RW 03, perwakilan Ketua RT, dan kader Jumantik.
Dalam kegiatan tersebut, personel Polwan Jaga Jakarta yakni Bripda Shaniza dan Bripda Lia, didampingi Bripka Eka selaku Bhabinkamtibmas Kelurahan Cempaka Baru, memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pencegahan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), pelecehan seksual, serta pentingnya perlindungan terhadap perempuan dan anak.
Selain penyuluhan, kegiatan juga diisi dengan diskusi interaktif dan problem solving bersama warga terkait persoalan sosial yang dihadapi perempuan dan anak di lingkungan RW 03. Polwan Jaga Jakarta juga mensosialisasikan layanan Call Center 110 sebagai sarana pelaporan cepat apabila terjadi gangguan kamtibmas.
Tak hanya itu, para ibu rumah tangga diajak berperan aktif sebagai “polisi dalam keluarga”, yakni menjadi pelindung, pengayom, dan penjaga keamanan serta keharmonisan di lingkungan keluarga. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan partisipasi Polwan dalam kegiatan Jumantik bersama kader setempat sebagai upaya pencegahan penyakit berbasis lingkungan.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Dr. Reynold E. P. Hutagalung, S.E., S.I.K., M.Si., M.H., mengatakan bahwa kehadiran Polwan Jaga Jakarta merupakan wujud komitmen Polri dalam membangun kedekatan dengan masyarakat, khususnya dalam isu perlindungan perempuan dan anak.
“Polri hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra dan sahabat masyarakat. Melalui Polwan Jaga Jakarta, kami ingin membangun ruang aman, mendorong keberanian warga untuk berbicara, serta memperkuat perlindungan terhadap perempuan dan anak,” ujar Reynold.
Sementara itu, Kapolsek Kemayoran Kompol Dr. Agung Ardiyansyah, S.H., M.H., menegaskan bahwa kegiatan sambang dan edukasi ini menjadi bagian dari langkah preventif Polri di tingkat kelurahan.
“Pendekatan dialogis dan edukatif yang dilakukan Polwan dan Bhabinkamtibmas sangat efektif untuk mencegah gangguan kamtibmas sejak dini. Sinergi dengan unsur kelurahan dan masyarakat akan terus kami perkuat,” kata Agung.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)








Komentar