Kemenag Jabar Bangun Generasi Ulul Albab, SBSN MAN 1 Bandung Resmi Dimulai

Media Mabes Bharindo.com

Bandung – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, Dudu Rohman, resmi melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung Laboratorium dan Perpustakaan di MAN 1 Bandung, Ciparay, Kabupaten Bandung, Senin (18/5/2026).

Pembangunan tersebut didanai melalui program Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) sebagai bentuk dukungan pemerintah dalam memperkuat kualitas pendidikan madrasah melalui fasilitas belajar yang modern dan representatif.

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Kemenag Kabupaten Bandung, Ramlan Rustandi, jajaran pejabat Kanwil Kemenag Jawa Barat, para kepala madrasah se-Kabupaten Bandung, serta seluruh civitas akademika MAN 1 Bandung. Momentum peletakan batu pertama ini menjadi simbol semangat bersama dalam membangun madrasah yang unggul dalam prestasi, kuat dalam karakter, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman.

Dalam sambutannya, Dudu Rohman memberikan apresiasi kepada Kepala MAN 1 Bandung, Yayat Sudrajat, beserta seluruh tenaga pendidik dan civitas madrasah atas berbagai terobosan dan inovasi yang terus dikembangkan demi kemajuan pendidikan.

Tidak hanya pembangunan fisik, pada kesempatan tersebut juga dilakukan peresmian mushaf Al-Qur’an sebagai simbol penguatan spiritual di lingkungan madrasah. Menurutnya, keberadaan Al-Qur’an di lingkungan pendidikan bukan hanya sebagai pelengkap, melainkan harus menjadi ruh yang hidup dalam aktivitas belajar dan kehidupan sehari-hari.

“Madrasah harus menjadi tempat tumbuhnya nilai-nilai Al-Qur’an. Bukan sekadar dibaca, tetapi juga diamalkan dalam setiap langkah kehidupan,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa madrasah memiliki tanggung jawab besar dalam melahirkan generasi ulul albab, yakni generasi yang cerdas secara intelektual, matang secara spiritual, dan berakhlak mulia. Pendidikan madrasah, menurutnya, harus mampu mencetak peserta didik yang memiliki ilmu pengetahuan luas sekaligus kedekatan dengan nilai-nilai agama.

Pembangunan Laboratorium dan Perpustakaan melalui skema SBSN ini diharapkan mampu menunjang proses pembelajaran yang lebih inovatif, aktif, dan sesuai dengan perkembangan zaman. Laboratorium akan menjadi pusat pembelajaran berbasis praktik dan penelitian, sedangkan perpustakaan diharapkan menjadi ruang literasi yang mampu memperluas wawasan serta meningkatkan budaya membaca di kalangan siswa.

Dudu Rohman juga menekankan pentingnya sinergi seluruh pihak dalam membangun pendidikan yang berkualitas. Ia menyampaikan bahwa kemajuan madrasah tidak dapat dicapai sendiri, melainkan membutuhkan dukungan dan kolaborasi semua elemen masyarakat.

“Pembangunan madrasah adalah tanggung jawab bersama. Dengan kebersamaan dan komitmen yang kuat, kita dapat menghadirkan pendidikan yang berkualitas untuk masa depan generasi bangsa,” tuturnya.

Melalui pembangunan fasilitas SBSN tersebut, MAN 1 Bandung diharapkan semakin berkembang menjadi madrasah modern yang religius, berkualitas, dan mampu mencetak generasi unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan.

 

 

Reforter Iwan

Editor FR Mbs

Komentar