oleh

Hendak ke Pasar, Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk

MabesBharindo, Pasuruan – Kejadian tragis menimpa ibu rumah tangga (IRT) yang tewas akibat kecelakaan lalu lintas di jalan alternatif menuju pasar purwosari tepat di Dusun Klojen, Desa Martopuro, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan. Jum’at (26/2).

Informasi didapat MabesBharindo, Kejadian tragis itu menimpa pengendara motor Honda Beat bernopol N 5893 TDN yang dikemudikan oleh Siti (31) warga Desa Semut, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, sekira pukul 06:00 Wib.

Diduga, motor yang dikemudikan oleh Siti (31) oleng ke kiri setelah menyenggol bodi truk bernopol W 8556 UQ yang dikemudikan oleh Supar (54) asal Sidoarjo.

Siti berboncengan dengan putranya hendak mau ke pasar purwosari. Sesampainya di lokasi kejadian, ia terjatuh dan masuk ke roda belakang truk. Sedangkan anaknya bernama M.F (7) yang terpental ke kanan, selamat dalam kejadian tersebut, hanya mengalami luka-luka.

Dalam kejadian itu langsung di tangani oleh Satlantas Polres Pasuruan untuk di lakukan penanganan lebih lanjut. Sedangkan jenazah korban, langsung di larikan RSUD Bangil, untuk dilakukan otopsi.

Kanit Laka Lantas Polres Pasuruan IPTU Marti membenarkan dalam insiden itu. Pengendara tersebut, diduga kurang memperhatikan ruang geraknya saat mau mendahului truk tanki. Karena saat itu juga ia bersama anaknya yangasih berumur 7 tahun.

“Korban yang sebelum jatuh terlebih dahulu menyenggol bodi truk hingga terpental ke kiri. Sepeda motor korban yang oleng ke kiri dan tak mampu di kendalikan,” kata IPTU Marti kepada wartawan, Jum’at, (26/2/2021).

Marti menjelaskan, Korban yang meninggal dunia jatuh di bagian bawah truk. Akibatnya, korban meninggal dunia di tempat. Sedangkan anaknya yang terpental ke kanan selamat hanya mengalami luka ringan.

“Saat itu juga dari depan ada motor yang membawa rumput. Sedangkan truk tanki itu sendiri dari arah timur mau masuk ke pabrik agar-agar yang berada di Dusun Klojen, Desa Martopuro tak jauh dari lokasi kejadian, hanya beberapa meter saja,” pungkas bunda marti panggilan akrabnya (Dedik)

Komentar