Media Mabes Bharindo com
Lembaga Swadaya Masyarakat Pandawa 16 Sukabumi menggelar konsolidasi pengurus di Cape Grandhill, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Minggu (16/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi Pandawa 16 Sukabumi Raya yang kini bertransformasi menjadi Pandawa Indonesia
dengan cakupan organisasi tingkat nasional. Konsolidasi dihadiri jajaran pengurus dari DPD, DPC hingga PAC dari sejumlah daerah.
Wakil Ketua Umum Pandawa Indonesia, Haji Burhan, mengatakan perubahan status tersebut merupakan bagian dari upaya membangun organisasi yang lebih besar, solid, luas, dan tetap mengedepankan nilai-nilai kemasyarakatan.
“Pandawa Sukabumi Raya sekarang menjadi Pandawa Indonesia. Insya Allah Pandawa ke depan bisa menjadi organisasi yang berpikir dan bergerak untuk masyarakat serta memberikan manfaat yang lebih luas,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Pandawa Indonesia, Peter Pierre Sebastian, menjelaskan bahwa penguatan organisasi ditandai dengan terbitnya Surat Keterangan Terdaftar Badan Hukum (SKTBH) pada Juni 2026.
Menurutnya, legalitas tersebut menjadi pijakan bagi Pandawa Indonesia untuk memperluas struktur organisasi dari sebelumnya yang berada di tingkat kota/kabupaten menjadi organisasi berskala nasional.
“Dengan keluarnya SKTBH pada Juni 2026, semoga Pandawa Indonesia ke depan semakin baik. Sebelumnya Pandawa hanya tingkat kota dan kabupaten Sukabumi, sekarang sudah nasional,” katanya.
Ia menambahkan, kepengurusan organisasi selanjutnya akan terus disempurnakan sesuai anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART). Salah satu perubahan dalam struktur kepengurusan yakni Haji Burhan dipercaya sebagai Wakil Ketua Umum II yang membidangi organisasi.
Pandawa Indonesia juga menegaskan komitmennya untuk menjadi organisasi yang dapat mengayomi dan melindungi masyarakat serta membangun kemitraan dengan pemerintah, TNI dan Polri.
“Kami berharap ke depan Pandawa Indonesia menjadi organisasi yang selalu mengayomi dan melindungi masyarakat, khususnya, serta bermitra dengan pemerintah, TNI, Polri dan komunitas lainnya,” ungkap Peter.
Ketua Umum Pandawa Indonesia, Agus Salim yang akrab disapa Abah Akek, menegaskan pentingnya kekompakan seluruh anggota dalam menjalankan roda organisasi.
Ia mengajak seluruh jajaran pengurus dan anggota tetap berada dalam satu komando serta menjaga soliditas Pandawa Indonesia.
Konsolidasi tersebut sekaligus menjadi langkah awal Pandawa Indonesia untuk memperkuat struktur organisasi di berbagai daerah dan memperluas kiprah dalam kegiatan sosial serta pengabdian kepada masyarakat
Reporter Fr mbs












Komentar