oleh

BNN KEPRI RELEASE AKHIR SEPANJANG TAHUN 2020

MabesBharindo, Batam – BNN Kepri liris ungkap kasus pengedaran narkoba akhir Tahun 2020, bertempat diaula Kantor BNNP Kepri, tepatnya di Jalan Hang Jebat, KM 3 Batu Besar, Nongsa, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), pada Rabu (30/12/2020) siang, seputar pukul 14.20 WIB. Kejahatan Narkotika membuat seluruh negara di dunia khawatir dan resah. Perkembangan kejahatan narkoba semakin mengkhawatirkan, saat ini Indonesia tidak hanya merupakan negara transit narkoba, namun telah menjadi salah satu negara tujuan utama bagi peredaran narkoba serta menjadi daerah dengan mangsa pasar yang bagus bagi sindikat internasional.

KEPALA BNN KEPRI Brigjen Pol Richard Nainggolan Narkoba penjelasanya’  Narkoba sudah beredar sampai pelosok pedesaan dan telah mengorbankan ribuan orang, bahkan jutaan jiwa anak bangsa akibat terjerat narkoba. Oleh sebab itu perlu upaya penanganan yang serius dan komitmen dari Pemerintah, Instansi terkait, Aparat Penegak hukum dan seluruh elemen masyarakat.

Dari sisi lain kasus pada tahun 2019 menyidik tersangka jumlah 52 orang kasus termasuk 17 jariangan diungkap lebih rendah pada tahun 2020 ini’ 67 orang tersangka. karena beda dengan tahun 2019 sebanyak 80 orang tersangka juga dilihat dari barang bukti lebih rendah  pada 2020 terungkap 93 kilo sabu di banding barang bukti tahun 2019 sebanyak 146 kilo sabu. begitu juga dengan barang bukti harus lihat sampai Pentase barang bukti kasusnya meningkat seperti barang bukti rendah. tutur ” Richard

masih” Pengedar  ini termasuk tergori jaringan internasional seperti dari pengiriman berasal dari malaysia melibatkan jaringan anak daerah untuk pengiriman keluar Kepri. Ikut hadir Kabid p2m ,Kabag umum, Kabid rabahlitas, Kabid berantas’ tutup” Richard.

Komentar