oleh

WARGA NELAYAN PULAU LABU DINTIMIDASI APARAT KEAMANAN’ KAWASAN PT MARCOPOLO ADA DUGAAN TUMPAHAN LIMBAH MINYAK KELAUT

MabesBharindo, Batam – Kegiatan aktivitas galangan Kapal kawasan PT MARCOPOLO diduga melakukan pembuangan minyak kotor kelaut terjadi dampak lingkungan hidup dan pencemaran laut bisa imbasnya kepada Masyarakat Nelayan sekitarnya RT 07/ RW 03 Pulau labu kelurahan Batu legong, kecamatan Bulang kota Batam.

Masyarakat pulau labu berapa kali mendatang PT MARCOPOLO yang terletak di kampung dapur dia Bela’s (12) untuk prihal mempertanyakan pencemaran air laut kotorada minyak tumpah di air laut, tapi tidak ada selusi dari pihak perusahaan tidak bisa masuk. Karena ada oknum polisi nama Masri menghalangi warga dan tindakan dintimidasi masyarakat pulau labu kata nasumber nanseb

Masih lanjut’ Kami merasa kecewa pihak oknum aparat setiap warga turun ke PT MARCOPOLO mencari selusinya. pasti’ oknum polisi Masri menghalangi berdiri didepan, sempat kami tanya bapak sebagai Apa diperusahaan ini’ jawab Masri mengatakan saya keamanan disini. Padahal kami tahu dia oknum polisi Polsek sangulung.Tapi oknum disitu kayak berperan penting diperusahan tersebut. Mukin sudah puluh tahun keberadan oknum aparat namanya Masri di PT MARCOPOLO tersebut tegasnya” nanseb

PT MARCOPOLO melakukan pencemaran laut tersebut’ kami sebagai Nelayan menutut hak kami’ karena ikan pada mati dalam keramba dan pernah juga kami laporkan DPRD Kota Batam menyatakan ikut peraturan Undang undang sudah salah pihak perusahaan terancam denda 3 milyar Dan penjara sekurangnya 15 tahun. Tapi sayang’ Komisi lll pak Arlon DPRD Kota Batam tidak ada turun kelapangan (sidak) sampai saat ini” penjelas” herman di wawancara dikediaman hari sini (22/2/2020)

Kami dari LSM lingkungan hidup kontrol sosial meminta kepada pemerintah memperhatikan terutama masyarakat pulau yang dekat di industri untuk lihat dari kesehatanya, seperti mengakibat penyakit sesak nafas,badan gatal dan bisa gejala jantung terdapat dampak nya kewarga pulau labu tersebut. Karena pulau labuh ini’ listrik tidak masuk selain itu ,menampung air hujan untuk kebutuhan hari hari, sedangkan rumah atap seng banyak debu pasir plasting bertebaran ,apa lagi di minum sama warga bisa efeknya terdapat korosi dan sianida terutama masyarakat pulau yang tinggal di pesisiran ‘Tutur” Sopian

PT MARCOPOLO itu’ berada di wilayah sagulung bang, PT MARCOPOLO minta bantuan polsek untuk mangamankan wilayah nya, berhubung adanya kerumunan orang, untuk mencegah terjadinya keributan atau hal hal yang tidak di inginkan terdapat mengganggu ketertiban bersama, makanya saya’ arahkan kanit intel polsek sagulung untuk mediasikan dan mengamankan lokasi tersebut’ tutur”AKP Yusriadi Yusuf lewat seluler Hendphone Hari selasa 23/2/2020.

Awak media berupaya menghubungi Perusahaan PT MARCOPOLO sampai Berita terbit. (Zul)

Komentar