Polsek Cempaka Putih Gelar Strong Point, Wujud Kehadiran Polisi di Tengah Masyaraka

TNI & Polri114 Dilihat

Mabesbharindo

Jakarta Pusat – Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, Polsek Cempaka Putih melaksanakan kegiatan Strong Point Pelayanan Kepolisian pada Sabtu, 28 Februari 2026, di TL Coca Cola, Jalan Letjen Suprapto, Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh dua personel Polsek Cempaka Putih, yakni Ipda Sutar dari fungsi Lalu Lintas dan Aiptu Rasminto selaku Ps. Panit Samapta. Strong point difokuskan pada pengaturan arus lalu lintas, pemantauan aktivitas masyarakat yang bepergian, serta antisipasi kemacetan dan potensi kejahatan jalanan. Selain itu, petugas juga mengantisipasi adanya konvoi kendaraan yang akan melaksanakan buka puasa bersama dengan membawa atribut tertentu agar tidak menimbulkan gangguan kamtibmas.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.

“Kami ingin memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman, terutama menjelang waktu berbuka puasa. Kehadiran personel di lapangan bukan hanya untuk mengatur lalu lintas, tetapi juga untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas sejak dini,” ujar Kapolres.

Sementara itu, Kapolsek Cempaka Putih, Kompol Pengky Sukmawan, menegaskan bahwa strong point dilakukan secara humanis dengan mengedepankan pendekatan persuasif kepada masyarakat.

“Anggota kami di lapangan tidak hanya bertugas mengatur arus kendaraan, tetapi juga memberikan imbauan secara santun kepada pengguna jalan dan rombongan yang melintas agar tetap tertib dan tidak melakukan konvoi yang berpotensi menimbulkan gangguan,” tutur Kompol Pengky.

Ia menambahkan, Polsek Cempaka Putih akan terus meningkatkan kegiatan preventif serupa, khususnya pada jam-jam rawan, sebagai wujud pelayanan prima Polri kepada masyarakat.

Dengan adanya kegiatan strong point ini, diharapkan situasi lalu lintas tetap lancar, aktivitas masyarakat berjalan aman, serta potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak awal melalui kehadiran polisi yang humanis dan profesional.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Komentar