Polres Beltim Lakukan Penanaman Jagung Serentak Kuartal I 2026

TNI & Polri521 Dilihat

MABES BHARINDO.COM. Kepolisian Resor Belitung Timur kembali menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung agenda prioritas nasional di sektor pertanian. Jajaran Polres Belitung Timur melaksanakan kegiatan penanaman jagung serentak kuartal pertama tahun 2026 yang dipusatkan di lahan milik saudara Suparjo, Desa Simpang Pesak, Kecamatan Simpang Pesak, Kabupaten Belitung Timur pada sabtu (07/03/2026).

Kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh Kapolres Belitung Timur AKBP Indra Feri Dalimunthe, S.H., S.I.K., M.H. M.M., bersama Dandim 0414 Belitung Letkol Inf. Teguh Adie Setiawan, S.Sos., serta Staf Ahli Bupati Pemkab Belitung Timur Bayu Priambodo. Turut hadir mendampingi antara lain Kasat Binmas Polres Beltim, Kapolsek Dendang, Camat Dendang, Kepala Desa Simpang Pesak, para Penyuluh Pertanian Lapangan, serta perwakilan dari PT. Sahabat Mewah dan Makmur.

Dalam rangkaian acara tersebut, Kapolres bersama unsur pimpinan daerah juga mengikuti jalannya live zoom meeting koordinasi terpadu yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Penanaman serentak ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam menyukseskan swasembada pangan nasional dengan mengoptimalkan lahan produktif di berbagai wilayah hukum jajaran Polda hingga Polres.

Di atas lahan seluas satu hektar, bibit jagung unggul jenis hibrida F1 varietas tongkol dua mulai ditanam secara bersama-sama. Program ini diharapkan tidak hanya sekadar formalitas, namun mampu menjadi motor penggerak ekonomi bagi masyarakat sekitar, khususnya di wilayah Kecamatan Dendang dan Simpang Pesak, guna meningkatkan pendapatan petani lokal serta menjamin pasokan pangan yang cukup.

Kapolres Belitung Timur menekankan pentingnya sinergitas lintas sektoral dan pengawasan rutin dari Bhabinkamtibmas di lapangan agar setiap tahapan pertanian ini dapat berjalan maksimal. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir aman dan kondusif, menandai dimulainya langkah proaktif Polri dalam menjaga ketahanan pangan daerah.(edi mbs).

Komentar