Sukabumi Media Mabes Bharindo
Gelombang kendaraan menuju Sukabumi memuncak pada momen libur panjang bertepatan dengan peringatan Kenaikan Isa Almasih, Jumat (3/4/2026). Jalur nasional Bogor–Sukabumi mengalami kepadatan signifikan sejak pagi hingga siang hari, dipicu lonjakan volume kendaraan dari arah Jakarta dan Bogor.
Kondisi lalu lintas terpantau padat merayap, terutama di sejumlah titik krusial seperti Parungkuda hingga Cibadak. Antrean panjang bahkan terlihat sejak داخل ruas Tol Bocimi hingga keluar menuju jalan arteri.
Kanit Turjawali Satlantas Polres Sukabumi, Iptu M. Yanuar Fajar, menyebutkan bahwa lonjakan arus kendaraan didominasi oleh pengguna jalan yang melintas melalui Tol Bocimi dan keluar di Gerbang Tol Parungkuda.
“Berdasarkan data sementara hingga pukul 13.00 WIB, tercatat sebanyak 6.825 kendaraan masuk ke Sukabumi melalui gate Tol Parungkuda. Jumlah ini meningkat hampir lima kali lipat dibandingkan kondisi normal,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kepadatan semakin diperparah oleh adanya penyempitan jalur dari tiga hingga empat lajur menjadi satu lajur di titik keluar tol menuju jalan nasional. Selain itu, aktivitas masyarakat di sekitar jalur utama—seperti pasar, rumah sakit, sekolah, hingga pergerakan karyawan pabrik—ikut memperlambat arus kendaraan.
“Faktor hambatan samping di jalur arteri cukup tinggi, sehingga memperlambat laju kendaraan yang keluar dari tol,” tambahnya.
Dampak rekayasa lalu lintas di kawasan Puncak juga turut dirasakan di Sukabumi. Pemberlakuan sistem satu arah (one way) dan penutupan sementara dari arah Puncak membuat sebagian pengendara memilih jalur alternatif menuju Sukabumi.
“Banyak pengguna jalan yang beralih ke jalur Sukabumi sebagai alternatif saat penutupan di Puncak, sehingga volume kendaraan di wilayah kami meningkat signifikan,” jelas Yanuar.
Sebagai upaya penanganan, Satlantas Polres Sukabumi telah menurunkan personel di berbagai titik rawan kemacetan untuk melakukan pengaturan lalu lintas dan penguraian kepadatan. Rekayasa arus juga diterapkan secara situasional guna menjaga kelancaran.
Koordinasi dengan pengelola Tol Bocimi pun dilakukan. Pada pukul 11.40 WIB, arus kendaraan sempat dialihkan menuju Gerbang Tol Cigombong guna mengurangi penumpukan di Parungkuda.
Hingga siang hari, kepadatan masih terjadi di sejumlah ruas utama. Polisi memprediksi arus balik akan meningkat pada Sabtu hingga Minggu, seiring berakhirnya masa libur panjang.
“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan agar tetap tertib, mematuhi rambu lalu lintas, menjaga jarak aman, serta saling menghormati demi keselamatan bersama,” pungkasnya.
Reporte : Herlan.








Komentar