Konflik Lahan di Cikidang Berakhir Tragis, Pria 53 Tahun Tewas Setelah Dirawat Intensif

Uncategorized105 Dilihat

Media Mabes Bharindo Sukabumi..

Perselisihan lahan yang diduga telah berlangsung cukup lama di wilayah Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, berujung maut. Seorang warga Kampung Cikidang RT 02/08, Desa Cikidang, bernama Nanang alias Ilok (53), meninggal dunia usai mengalami luka bacok serius di bagian kepala.

Korban sebelumnya sempat mendapatkan perawatan intensif di RSUD Sekarwangi Cibadak setelah mengalami serangan senjata tajam pada Sabtu (16/5/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia pada Rabu (20/5/2026).

Kapolsek Cikidang, Ade Suherman, membenarkan kabar meninggalnya korban. Pihak kepolisian juga hadir dalam prosesi pemakaman sebagai bentuk empati terhadap keluarga korban.

“Korban penganiayaan tersebut meninggal dunia setelah beberapa hari menjalani perawatan di rumah sakit,” ujar AKP Ade Suherman, Rabu (20/5/2026).

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, insiden berdarah itu diduga dipicu sengketa lahan garapan antara korban dan terduga pelaku berinisial EM (68), yang disebut telah berlangsung lebih dari setahun.

Keduanya diketahui tinggal di lingkungan yang sama. Ketegangan diduga memuncak ketika korban dan pelaku bertemu di jalan saat pelaku hendak pulang dari tempat kerjanya.

Menurut keterangan polisi, korban sempat menghentikan pelaku hingga terjadi percekcokan di lokasi kejadian. Situasi kemudian berubah menjadi keributan fisik.

“Terjadi adu mulut antara keduanya dan sempat ada dorongan yang menyebabkan pelaku terjatuh,” kata Iptu Ade Suherman.

Dalam kondisi emosi, pelaku diduga mengambil golok yang dibawanya lalu menyerang korban.

“Pelaku diduga membacok korban satu kali ke arah kepala hingga menyebabkan luka berat,” ungkapnya.

Korban yang mengalami luka serius di bagian kepala sebelah kiri segera dilarikan ke RSUD Sekarwangi untuk mendapatkan penanganan medis. Tim dokter sempat melakukan tindakan intensif dan jahitan pada luka korban, namun kondisinya terus menurun hingga akhirnya meninggal dunia.

Saat ini aparat kepolisian masih mendalami kasus tersebut guna proses hukum lebih lanjut.Pungkas nya””

 

 

(Herlan)

Komentar