Kapolres OKU Selatan Tekankan Kinerja dan Disiplin, Dorong Transparansi Lewat Media Sosial

TNI & Polri683 Dilihat

OKU Selatan.Mabesbharindo.com
Kapolres OKU Selatan AKBP I Made Redi Hartana, S.H., S.I.K., M.I.K. memimpin langsung kegiatan coffee morning bersama jajaran di ruang lobi Mapolres. Kegiatan tersebut menjadi momen evaluasi sekaligus penguatan kinerja personel dalam suasana santai namun penuh arahan strategis.

Dalam penyampaiannya, Kapolres mengingatkan pentingnya menjaga konsistensi kinerja agar tidak mengalami penurunan. Ia menegaskan bahwa capaian yang sudah baik harus terus dipertahankan dan ditingkatkan.

“Jangan sampai ke depan kita mendapatkan penilaian yang sama karena kinerja menurun. Selama di atas standar itu baik, tetapi harus terus ditingkatkan,” ujarnya.

Kapolres juga menyoroti pentingnya pemanfaatan media sosial sebagai sarana transparansi kinerja kepolisian. Ia meminta seluruh jajaran untuk aktif mempublikasikan kegiatan yang bersifat positif dan layak diketahui publik.

“Publikasikan kegiatan sebagai bentuk pertanggungjawaban kita. Masyarakat dapat memantau kinerja kepolisian melalui media sosial tanpa harus selalu datang ke kantor,” tegasnya.

Namun demikian, ia mengingatkan agar personel tidak sekadar mengejar kuantitas, melainkan tetap memperhatikan kualitas konten. Seluruh anggota diminta menjaga etika dalam bermedia sosial serta menghindari konten yang berpotensi menimbulkan pelanggaran, seperti unsur SARA, pernyataan tidak pantas, hingga tindakan yang dapat merusak citra institusi.

“Jangan sampai karena kelalaian, kita justru mengunggah konten yang merugikan institusi. Ini harus menjadi perhatian bersama,” katanya.

Selain itu, Kapolres turut menekankan pentingnya kesiapan administrasi dan kedisiplinan personel, termasuk dalam menghadapi pemeriksaan internal seperti pengecekan senjata api oleh Propam. Seluruh jajaran diminta memastikan kelengkapan administrasi dan perlengkapan dinas sesuai ketentuan.

Dalam arahannya, Kapolres juga menyoroti perkembangan kejahatan siber yang semakin kompleks. Ia menyebut fenomena tersebut ibarat gunung es, di mana potensi kejahatan yang tidak terlihat jauh lebih besar dibanding yang tampak di permukaan.

“Kejahatan saat ini banyak terjadi di ranah siber. Yang terlihat hanya sebagian kecil, sementara yang tidak terdeteksi jauh lebih besar,” jelasnya.

Sebagai langkah preventif, Polres OKU Selatan mendorong program Desa Sadar Digital sebagai upaya edukasi masyarakat terkait risiko penipuan online, peretasan, dan berbagai bentuk kejahatan siber lainnya.

Melalui kegiatan ini, Kapolres berharap seluruh jajaran semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi serta mampu meningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan kepada masyarakat secara berkelanjutan.

(Rony)

Komentar