Jembatan Presisi Kamandoran Resmi Dibuka, Dorong Akses Ekonomi dan Potensi Desa Karang Tengah

Media Mabes Bharindo com

SUKABUMI – Kehadiran Jembatan Presisi Kamandoran RW 09 yang menghubungkan Kampung Karang Hilir dan Kampung Kamandoran, Desa Karang Tengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, menjadi angin segar bagi masyarakat setempat. Jembatan tersebut resmi diresmikan pada Kamis (13/8/2026) dan diharapkan mampu membuka akses yang lebih luas terhadap berbagai potensi desa.

Jembatan yang diperkirakan memberikan manfaat bagi sekitar 5.000 jiwa ini tidak hanya berfungsi sebagai penghubung antarwilayah, tetapi juga memiliki peran penting dalam menunjang mobilitas masyarakat, aktivitas perdagangan, pendidikan, serta kegiatan ekonomi warga.

Bagi Desa Karang Tengah, keberadaan jembatan tersebut dinilai menjadi salah satu bagian penting dalam pengembangan potensi desa. Akses transportasi yang semakin mudah diharapkan dapat memperlancar pergerakan masyarakat sekaligus mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi di kedua kampung.

Kepala Desa Karang Tengah, Agung Pratama Putra, menyampaikan rasa syukur atas terealisasinya pembangunan jembatan tersebut. Menurutnya, infrastruktur ini memiliki manfaat besar karena menghubungkan dua wilayah yang selama ini menjadi bagian dari aktivitas masyarakat.

Jembatan ini menghubungkan dua kampung dan manfaatnya sangat besar bagi masyarakat. Kami berharap masyarakat bersama-sama menjaga dan merawat jembatan ini agar bisa digunakan dalam jangka panjang,” ujar Agung.

Ia menilai, pembangunan infrastruktur seperti Jembatan Presisi Kamandoran dapat menjadi modal penting bagi desa dalam mengembangkan potensi ekonomi dan meningkatkan konektivitas antarwilayah.

Dengan akses yang semakin baik, masyarakat diharapkan dapat lebih mudah menjalankan kegiatan usaha, mengangkut hasil produksi maupun memenuhi berbagai kebutuhan sehari-hari.

Bupati Dorong Masyarakat Rawat Infrastruktur Desa

Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengapresiasi terwujudnya Jembatan Presisi Kamandoran. Menurutnya, pembangunan tersebut merupakan bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan jajaran kepolisian dalam memberikan solusi atas kebutuhan infrastruktur masyarakat.

“Hari ini ada tiga jembatan yang diresmikan, salah satunya Jembatan Presisi di Cibadak, khususnya di Desa Karang Tengah. Ini merupakan kebaikan dari Kapolres Sukabumi dan pembangunan ini harus dipelihara dengan baik,” kata Asep Japar.

Bupati berharap masyarakat dapat memanfaatkan keberadaan jembatan secara optimal, sekaligus menjaga fasilitas tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Silakan dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat. Saya berharap jembatan ini dijaga dan dirawat bersama-sama. Mudah-mudahan keberadaannya membawa berkah,” tuturnya.

Menurutnya, infrastruktur yang dibangun di tengah masyarakat harus mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan. Karena itu, keberadaan jembatan diharapkan dapat mendukung berbagai aktivitas masyarakat sekaligus membuka peluang pengembangan potensi ekonomi Desa Karang Tengah.

Selain persoalan infrastruktur, Bupati juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim kemarau, terutama dalam aktivitas pembakaran sampah.

“Musim kemarau ini kita harus sama-sama berhati-hati dalam membakar sampah. Jangan sampai kelalaian menimbulkan kebakaran dan merugikan masyarakat,” tegasnya.

Kapolres: Pembangunan Harus Memberikan Manfaat Nyata

Sementara itu, Kapolres Sukabumi AKBP Benny Cahyadi mengatakan pembangunan Jembatan Presisi merupakan bagian dari upaya kepolisian menghadirkan pelayanan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Ia menegaskan bahwa pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat harus terus didukung melalui kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah, TNI dan masyarakat.

“Ini merupakan langkah ke depan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Pembangunan yang memberikan manfaat langsung seperti ini harus terus berlanjut untuk masyarakat Kabupaten Sukabumi,” ujar Benny.

Menurutnya, sinergi seluruh unsur menjadi kunci dalam menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat, termasuk dalam menjaga keberlangsungan pembangunan dan mengantisipasi berbagai dampak musim kemarau.

“Seluruh elemen masyarakat, kepolisian, Forkopimda dan TNI harus terus bersinergi. Jangan sampai ada masalah yang tidak bisa kita selesaikan bersama. Persoalan kekeringan dan dampak kebakaran juga menjadi tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya.

Dengan diresmikannya Jembatan Presisi Kamandoran, masyarakat Desa Karang Tengah kini memiliki akses penghubung yang semakin baik. Ke depan, jembatan tersebut diharapkan tidak hanya memperlancar mobilitas warga, tetapi juga menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi dan pengembangan potensi Desa Karang Tengah.

Peran masyarakat menjadi sangat penting untuk memastikan jembatan tetap terawat dan berfungsi dengan baik, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh generasi berikutnya.

 

Reforter FR Mbs

Komentar