Hujan Deras Picu Banjir di Cikidang Kecamatan Cikidang Sukabumi Tujuh Rumah Warga Terendam

Daerah32 Dilihat

Media Mabes Bharindo.

Hujan lebat yang turun secara mendadak di wilayah Kabupaten Sukabumi pada Selasa siang (3/2/2026) memicu terjadinya banjir di Kecamatan Cikidang. Peristiwa tersebut melanda Kampung Cihanjawar, Desa Pangkalan, tepatnya di wilayah RW 004 dan RW 007, sekitar pukul 12.30 WIB.

Air hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan aliran air tidak tertampung dan meluap ke kawasan permukiman warga. Akibatnya, sejumlah rumah warga tergenang dengan ketinggian air bervariasi, sehingga aktivitas masyarakat sempat terganggu.

Koordinator Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, menyampaikan bahwa banjir tersebut berdampak pada sedikitnya tujuh kepala keluarga.

“Curah hujan yang cukup tinggi dalam waktu singkat mengakibatkan debit air meningkat secara cepat hingga meluap ke rumah-rumah warga. Berdasarkan pendataan awal, ada sekitar tujuh rumah yang terdampak genangan,” ungkap Daeng saat dikonfirmasi.

Menindaklanjuti laporan dari masyarakat, BPBD Kabupaten Sukabumi langsung melakukan pengecekan ke lokasi kejadian. Petugas juga berkoordinasi dengan aparat desa dan unsur terkait untuk memastikan kondisi warga serta memantau perkembangan situasi di lapangan.

“Langkah awal yang kami lakukan adalah pemantauan dan koordinasi dengan pihak desa. Kami pastikan warga dalam kondisi aman dan terus bersiaga apabila terjadi hujan susulan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Daeng mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi warga yang bermukim di wilayah rawan banjir dan bencana hidrometeorologi lainnya. Menurutnya, potensi cuaca ekstrem masih bisa terjadi sewaktu-waktu.

“Kami mengimbau warga untuk tetap waspada. Apabila melihat tanda-tanda bahaya atau terjadi kondisi darurat, segera melapor ke BPBD atau aparat setempat agar dapat ditangani dengan cepat,” tegasnya.

Hingga Selasa malam pukul 19.30 WIB, BPBD memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kondisi di lokasi dilaporkan mulai berangsur normal, namun pemantauan akan terus dilakukan secara berkala untuk mengantisipasi kemungkinan banjir susulan.Pungkas nya””‘

 

 

(Herlan)

Komentar