Hearing Ke DPRD Trenggalek Tolak Retribusi Penonton FJJT Dibatalkan,Sepakat Sediakan 1000 Kursi Gratis

Daerah53 Dilihat

Mabes Bharindo,Com.Trenggalek.

TRENGGALEK – Rencana hearing terkait penolakan retribusi penonton Festival Jaranan Terbuka Trenggalek (FJTT) 2026 yang sedianya akan digelar di Kantor DPRD Kabupaten Trenggalek pada hari Kamis, 17 September, resmi dibatalkan.

Pembatalan tersebut menyusul tercapainya titik kesepakatan bersama antara pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Trenggalek dengan panitia pelaksana FJTT.

Dari hasil musyawarah, kedua belah pihak sepakat untuk menyiapkan sebanyak 1000 kursi gratis bagi penonton dan pandemen seni yang hadir menyaksikan Festival Jaranan Terbuka Trenggalek.

Kesepakatan ini disambut baik oleh para pelaku seni. Putra selaku penggiat Seni dan Budaya sekaligus Ketua Badan Kebudayaan Nasional DPC Trenggalek menegaskan penolakannya terkait wacana retribusi tersebut.

> “Acara FJTT ini sudah menjadi ajang festival rutin tahunan Pemkab Trenggalek bersama Dinas Pariwisata dan sudah dibiayai oleh Pemkab, jadi menurut saya ini suatu bentuk kreasi seni dan tontonan umum untuk masyarakat dan bilamana pada tahun ini event atau kegiatan ini mau diretribusikan saya sangat tidak setuju,” tegas Putra.

Menurutnya, FJTT adalah milik rakyat. Festival ini merupakan ruang ekspresi bagi seniman jaranan dan sudah menjadi ikon budaya tahunan yang seharusnya bisa dinikmati masyarakat secara gratis, karena anggarannya telah bersumber dari APBD Kabupaten Trenggalek.

Dengan adanya kesepakatan penyediaan 1000 kursi gratis ini, diharapkan seluruh masyarakat Trenggalek dapat menikmati pertunjukan seni budaya tanpa dibebani biaya retribusi dan festival dapat berjalan kondusif.(Rendi/Red)

Komentar