Pontianak, Kalbar — Dewan Pimpinan Daerah Komite Wartawan Reformasi Indonesia (DPD KWRI) Provinsi Kalimantan Barat menggelar Musyawarah Daerah (Musda) masa bhakti 2025–2029. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 28 Agustus 2025 di Wisma Tanjung Ria, Jalan Rahadi Usman, Pontianak, mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB.
Ketua Panitia Pelaksana Musda, Syarif Husin Alqadrie, didampingi Sekretaris Panitia, Saidi Akbar, menegaskan bahwa pihak panitia telah mempersiapkan kegiatan ini dengan matang.
“Kami siap melaksanakan Musda dengan penuh tanggung jawab, melakukan koordinasi dan konsolidasi baik secara internal maupun eksternal,” ujarnya.
Dihadiri Pejabat Penting
Musda KWRI Kalbar dibuka secara resmi oleh Gubernur Kalbar yang diwakili Staff Ahli Bidang Hukum dan Pemerintahan, Natalia Karyawati, ME. Hadir pula sejumlah pejabat daerah, antara lain Kabid Humas Polda Kalbar AKBP Bayu Suseno, Kolonel Asep S.STap selaku Ahli Pangdam XII/Tanjungpura, serta Dewi Melda Verawaty mewakili dari Kejati Kalbar.
Penegasan Peran dan Arah Organisasi
Dalam kesempatan itu, Budi Gautama selaku mewakili pengurus Periode sebelumnya KWRI menegaskan bahwa Musda bukan hanya ajang formalitas, melainkan sarana menjaring pemimpin yang layak dan mampu menakhodai organisasi.
“Musda KWRI bertujuan untuk memilih figur yang tepat, melakukan penyegaran kepengurusan, serta pembenahan struktur organisasi agar lebih solid,” tegas Budi.
Budi menambahkan, pelaksanaan Musda dilakukan sesuai dengan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta peraturan perundang-undangan yang berlaku. Hal ini menjadi bukti komitmen KWRI untuk menjalankan roda organisasi secara tertib, transparan, dan akuntabel.
Wadah Pers di Kalimantan Barat
Lebih jauh, Budi Gautama menekankan bahwa KWRI merupakan organisasi besar yang berfungsi sebagai wadah bagi insan pers di Kalimantan Barat.
“DPD KWRI Kalbar sangat terbuka bagi rekan-rekan wartawan untuk bergabung. Kita akan melangkah maju bersama demi kejayaan insan pers, sekaligus membangun kemitraan yang sehat dengan seluruh elemen, khususnya pemerintah daerah,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan KWRI siap mendukung program-program pemerintah daerah, baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, terutama dalam hal publikasi dan sosialisasi kebijakan pembangunan.
“KWRI hadir bukan hanya untuk memperkuat insan pers, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat,” tandas Budi Gautama.
Dengan diselenggarakannya Musda ini, KWRI Kalbar meneguhkan komitmen untuk menjadi organisasi pers yang profesional, solid, dan berperan aktif dalam mendukung pembangunan daerah serta memperjuangkan kepentingan wartawan di Kalimantan Barat.
Red. Sri Sundari
Komentar