Di Rakernas PK Tren, UDN Siap Kolaborasi dengan 42 Ribu Pesantren

Daerah59 Dilihat

Media Mabes Bharindo com

Pada Sarasehan Pimpinan Pondok Pesantren yang diselenggarakan oleh Persaudaraan dan Kemitraan Pesantren Indonesia (PK-Tren) di Pondok Pesantren Bina Insan Mulia II, Cirebon, Universitas Darunnajah (UDN) menunjukkan komitmennya untuk memperkuat hubungan kolaboratif antara perguruan tinggi dan pesantren di Indonesia. Dengan visi sebagai perguruan tinggi berbasis pesantren wakaf, UDN siap bekerja sama dengan lebih dari 42 ribu pesantren di seluruh tanah air, sebagai bagian dari upaya mewujudkan pendidikan yang inklusif dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Wakil Rektor UDN Muhammad Irfanudin Kurniawan menyampaikan bahwa paradigma pesantren harus selalu transformatif, seraya mengutip kaidah ushul fiqh: “Melestarikan nilai-nilai lama yang baik dan menerapkan nilai-nilai baru yang lebih baik.” Pesantren, sebagai institusi pendidikan Islam, perlu beradaptasi dengan perkembangan zaman melalui pembaruan yang berkelanjutan (istimrariyyah). Pesantren tidak boleh terjebak dalam stagnasi. Bahkan, Imam Syihabuddin Al-Qarafi menegaskan bahwa “Terpaku hanya pada teks adalah suatu kesesatan dalam beragama.” Oleh karena itu, perguruan tinggi seperti UDN sangat penting untuk berkolaborasi dengan pesantren dalam menciptakan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan zaman.

Kolaborasi ini juga dapat memperkuat pengembangan pesntren dengan tiga fakultas yang ada di UDN, yaitu Fakultas Bisnis, Sains dan Teknologi, serta Agama Islam. Fakultas Bisnis dapat memberikan pengetahuan tentang kewirausahaan dan manajemen kepada para santri, membuka peluang bagi mereka untuk mengembangkan usaha berbasis pesantren. Fakultas Sains dan Teknologi berpotensi mengembangkan riset dan aplikasi teknologi yang relevan dengan pendidikan pesantren, sedangkan Fakultas Agama Islam tetap menjaga tradisi keilmuan pesantren yang sudah ada dan mengembangkan wawasan keagamaan yang lebih luas dan moderat.

Kolaborasi antara pesantren dan perguruan tinggi juga mencakup penguatan manajemen pesantren dan pengelolaan wakaf. Universitas Darunnajah (UDN) menyadari bahwa agar pesantren dapat berkembang secara optimal, dibutuhkan pengelolaan yang profesional dan berkelanjutan. Oleh karena itu, UDN akan berupaya memfasilitasi pelatihan dan program pengembangan bagi pengelola pesantren melalui Pusat Pengembangan Pesantren dan Wakaf yang dimiliki UDN. Selain itu, dengan adanya Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) di UDN, pengelola pesantren dapat memperoleh sertifikasi kompetensi yang akan meningkatkan kualitas manajerial pesantren. Kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem pesantren yang mandiri, adaptif, dan berdaya saing tinggi.

Dengan tekad untuk memperkuat kolaborasi ini, UDN ingin menjadi garda terdepan dalam membangun konektivitas antara pesantren dan perguruan tinggi, guna menghadapi tantangan global yang semakin berat. Membangun sinergi antara pesantren dan perguruan tinggi akan memberikan dampak positif bagi masa depan bangsa, mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh dalam menghadapi tantangan zaman.

 

Reforter FR Mbs

Komentar