oleh

Daftar Kekayaan Delapan Kepala Daerah di Kepri, Siapa Paling Sultan?

MABES BHARINDO Kepri Batam Harta kekayaan pejabat daerah selalu menjadi hal yang bikin ‘Kepo’ masyarakat. Apalagi kepala daerah wajib melaporkannya dalam Keterbukaan informasi membuat hal ini menjadi konsumsi publlik dan bisa dilihat dalam situs LHKPN-KPK Situs ini hanya menampilkan Perbandingan Pengumuman Harta Kekayaan Penyelenggara Negara atas LHKPN yang disampaikan kepada KPK menggunakan Aplikasi e-LHKPN (dimulai dari LHKPN Tahun 2018 dan seterusnya).

Lantas setajir apa sih para kepala daerah di Kepri?  Dirangkum Batamnews dari situs e-LHKPN KPK, berikut daftar harta kekayaan delapan kepala daerah di Kepri (bupati/wali kota dan gubernur) diurutkan dari yang terendah hingga tertinggi:

Di urutan ke delapan, Bupati Lingga, M Nizar. Dalam pelaporan 31 Desember 2021 yang disampaikan 24 Januari 2022, total harta kekayaan M Nizar Rp 2.848.657.487

Ia memiliki aset tanah dan bangunan di 10 lokasi dengan nilai total Rp 2.905.000.000. Untuk kendaraan Nizar melaporkan punya tiga kendaraan dua sepeda motor hasil sendiri dan sebuah mobil Toyota Rush 2013 dari hibah senilai Rp 100.000.000. Jika ditotal transportasi mesin yang dilaporkan senilai Rp 120.000.000.

Untuk harta bergerak lainnya senilai Rp 20.100.000, Kas dan setara kas Rp 117.179.482. Sehingga total harta kekayaannya Rp 3.162.279.482. Nizar melaporkan memiliki utang senilai Rp 313.621.995. Sehingga totalnya setelah dikurangi utang menjadi Rp 2.848.657.487.

 

Untuk urutan ketujuh, ada nama Bupati Karimun, Aunur Rafiq. Dalam laporan LHKPN per 31 Desember 2021 Rafiq memiliki total aset tanah dan bangunan senilai Rp 1.290.593.200. Aset tersebut tersebar di 21 lokasi mayoritas di Karimun, termasuk sebuah tanah di Batam.

Untuk transportasi total asetnya Rp 273.000.000 terdiri dari mobil Honda CRV senilai Rp 260 juta dan Motor Honda Solo 2011 senilai Rp 13.000.000

Sementara harta bergerak lainnya senilai Rp 408.500.000, kas dan setara kas senilai Rp 635.045.992, harta lainnya senilai Rp 600.000.000. Namun Rafiq melaporkan memiliki utang senilai Rp 251.339.478. Jika dikurangi totalnya menjadi Rp 2.955.799.714 .

Komentar