Media Mabes Bharindo com
SUKABUMI – Peran Kader dalam Akselerasi Penurunan Stunting Melakukan edukasi kepada masyarakat
Memberikan penyuluhan tentang gizi seimbang, ASI eksklusif, MPASI yang tepat, kebersihan, dan pola hidup sehat. yang di selenggarakan , di Gedung serbaguna Oasis, jalan Mayor mahmud no.9 , Sabtu ,(1/8/2026).
Saat di wawancarai ketua panitia Aden Fatah Mengatakan, “Meningkatkan kesadaran keluarga mengenai pentingnya pencegahan stunting sejak sebelum kehamilan.
Melaksanakan pemantauan pertumbuhan dan perkembangan balita
Menimbang berat badan, mengukur tinggi badan, dan mencatat hasil di Posyandu secara rutin,”Ujar Aden
Mengidentifikasi balita yang berisiko stunting agar segera mendapat penanganan.
Mendampingi ibu hamil dan keluarga
Memastikan ibu hamil melakukan pemeriksaan kehamilan secara teratur,” Imbuhnya
Ia juga Mengingatkan, konsumsi tablet tambah darah, makanan bergizi, dan menjaga kesehatan selama kehamilan.
Mendorong pemanfaatan layanan kesehatan
Mengajak masyarakat memanfaatkan Posyandu, Puskesmas, imunisasi, dan pelayanan kesehatan lainnya,”Sambung Aden
Tidak hanya itu saja, kader posyandu pun harus Melakukan kunjungan ke rumah-rumah warga
Memberikan pendampingan kepada keluarga berisiko stunting.
Memantau praktik pemberian makan anak, sanitasi, dan kebersihan lingkungan.
Melakukan pencatatan dan pelaporan
Mencatat data sasaran secara akurat ,dan melaporkan hasil kegiatan kepada petugas kesehatan sebagai dasar intervensi,” Tandasnya.
Susandikrilah Camat sukabumi Menambahkan, “Peran posyandu sangat penting dalam Pemerintah desa, Puskesmas, PKK, tokoh masyarakat, dan sektor lainnya untuk mendukung program percepatan penurunan stunting.
Kader Posyandu merupakan ujung tombak dalam percepatan penurunan stunting. Melalui edukasi, pemantauan pertumbuhan, pendampingan keluarga, serta kolaborasi lintas sektor, kader berperan penting dalam mewujudkan generasi emas 2045 sehat, cerdas, dan bebas stunting,”Pungkasnya.
Jurnalis : Agus Salim








Komentar