Bhabinkamtibmas Hadir Dalam Ra-kor Rencana Tertibkan Bangli dan PKL di Mangga Dua Selatan

TNI & Polri136 Dilihat

Mabesbharindo

Jakarta Pusat — Kepolisian mengedepankan fungsi pencegahan sebagai bagian dari tugas pokok menjaga ketertiban wilayah. Polsek Sawah Besar melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Mangga Dua Selatan Aiptu Arifin melakukan edukasi hukum dan batasan kewenangan Polri dalam kegiatan musyawarah sosialisasi penertiban bangunan liar dan pedagang kaki lima (PKL). Kegiatan berlangsung di Aula Kelurahan Mangga Dua Selatan lantai 4, Jalan Mangga Dua Dalam No. 1, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Selasa (20/1/2026) pukul 13.45 WIB, dengan tujuan membangun pemahaman bersama sebelum penertiban dilakukan. (21/1/2026)

Dalam kegiatan tersebut, Polri menjelaskan peran dan kewenangannya sebagai pengaman dan mendukung kebijakan pemerintah daerah. Arahan disampaikan oleh Wakil Camat Sawah Besar dan Lurah Mangga Dua Selatan, disertai dialog terbuka dengan warga. Sejumlah usulan muncul, mulai dari permintaan relokasi warga terdampak hingga penataan tumpukan material yang mengganggu jalan. Diskusi juga membahas rencana jumlah personel serta keterlibatan instansi terkait agar penertiban berjalan humanis dan solutif.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Dr. Reynold E.P. Hutagalung, S.E., S.I.K., M.Si., M.H. menegaskan bahwa Polri hadir untuk memastikan proses penertiban berlangsung tertib dan mengedepankan pendekatan persuasif. “Polri mendukung kebijakan penataan wilayah dengan mengedepankan dialog, perlindungan warga, serta pencegahan potensi konflik di lapangan,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Sawah Besar Kompol Rahmat Himawan menyampaikan bahwa keterlibatan Bhabinkamtibmas sejak tahap sosialisasi bertujuan menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. Menurutnya, komunikasi terbuka dengan warga dan pemangku kepentingan menjadi kunci agar penertiban tidak menimbulkan gesekan sosial.

Dari sisi warga, perwakilan RT dan tokoh masyarakat menyampaikan harapan agar penertiban disertai solusi nyata, khususnya bagi warga yang terdampak langsung. Warga meminta adanya pendataan yang jelas serta opsi relokasi solusi yang manusiawi agar aktivitas dan kehidupan sehari-hari tetap berjalan.

Polri bersama unsur tiga pilar menegaskan komitmennya untuk terus mengawal setiap tahapan kegiatan. Personel akan bersinergi dengan pemerintah daerah, Satpol PP, TNI, dan unsur masyarakat untuk menjaga keamanan serta mengimbau warga tetap kooperatif selama proses penataan berlangsung.

Secara umum, kegiatan sosialisasi berjalan lancar dan kondusif. Hasil musyawarah menjadi dasar perencanaan penertiban ke depan, dengan situasi wilayah Mangga Dua Selatan terpantau aman dan terkendali usai kegiatan berlangsung.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Komentar