oleh

Bernafas Lega, Korban Angin Puting Beliung Di Sidorejo dan Kaligunting Terima Bantuan

-Daerah-1038 Dilihat

Madiun, mabesbharindo.com – Bupati Madiun, H. Ahmad Dawami menyerahkan bantuan sosial kepada mereka yang terdampak ‘amukan’ angin puting beliung warga di Desa Sidorejo, Saradan dan Kaligunting, Mejayan. Jumat (23/9/2022)

Korban penerima bantuan terlihat tidak bisa menyembunyikan rasa bahagiannya lantaran pemerintah daerah tidak melupakan mereka begitu saja. Bahkan sesaat setelah kejadian, Bupati yang akrab disapa Kaji Mbing ini langsung bergegas menuju lokasi bencana untuk melihat dari dekat korban angin puting beliung.

Saat ditemui, Bupati mengatakan jika bantuan yang baru saja diserahkannya itu untuk meringankan korban angin puting beliung kemarin. Sesaat setelah kejadian, Bupati langsung memerintahkan dinas terkait melakukan pendataan dan invetarisir kerusakan sehingga besaran bantuan yang diserahkannya ini disesuaikan dengan tingkat kerusakan yang ada.

Camat Saradan dan Kades Sidorejo di dampingi pihak Polsek saat simbolis Terima Bantuan untuk masyarakatnya.

“Nanti pemberian bantuan akan dilanjutkan oleh Muspika Saradan, Mejayan dan kepala desa langsung ke masing-masing rumah korban. Bantuan yang kita berikan ini untuk pembelian bahan bangunan maupun genteng,” ucap Bupati.

BACA JUGA : Gempur Rokok Ilegal,Rugikan Negara, Satpol PP Dan Bea Cukai Madiun Rutin Lakukan Operasi

Ditambahkan Bupati, dalam penanganan korban puting beliung kemarin hampir 300 orang termasuk TNI/Polri turut membantu. Dasar regulasi pemberian bantuan sudah ada, yaitu berbentuk Perbup, makanya Pemerintah Daerah dimungkinkan untuk memberikan bantuan terhadap korban bencana, termasuk korban rumah terbakar kemarin pihaknya juga sudah diberikan bantuan.

“Yang kita tekankan tetap mitigasi bencananya. Seperti banjir, mitigasinya harus diselesaikan di hulu tidak saja di hilir, artinya bagaimana hutan lestari ini terus terjaga. Seperti angin puting beliung, di saat musim hujan dan ada pohon besar di sekitar rumah harus segera ditebangi, itu sebagai bentuk antisipasi,” pungkasnya.

Editor : Joko Susilo

Kontributor : wasono Mujiarto

Komentar