oleh

Aparat Penegak Hukum Diminta Lidik Proyek Dam Baloi Sebesar Rp 16 Milyar Rupiah

Kantor PT.fata perdana mandiri MABES BHARINDO Kepri,Batam~Proyek pembangunan Drainase DAM Baloi sumber Dana PNBP tahun anggaran 2021 – 2022 yang di kerjakan oleh PT Fata perdana mandiri, dengan nilai kontrak sebesar Rp 16.585.858.000,00 sampai saat ini masih belum selesai juga sedang kan pelaksanaan pekerjaan sudah habis masa kontraknya ( 15 / 08 / 2022 ).

Adapun waktu pelaksanaan kontrak pekerjaan di mulai dari tanggal 08 November 2021 sampai tanggal 06 April 2022 ( 150 HARI KALENDER ) dan masa perpanjangan kontrak sudah mencapai perpanjang sebanyak 2 kali.

Tentunya menjadi pertanyaan bagi kita semua, kenapa Bp Batam pihak yang memberikan pekerjaan tidak melakukan tindakan pemutusan hubungan kerja mengingat perusahaan tersebut sudah menyalahi aturan.

Awak media meminta tanggapan dari Ketua RCW provinsi Kepri, Mulkan  mengatakan’  jika kontrak sudah di perpanjang sampai 2 kali dan tidak selesai maka wajib pemberi kerja memutuskan, kondisi ini tentu tidak logis ada apa dengan proyek ini ujar Mulkan sedikit bertanya?, kalau hasilnya lihat saja di lapangan seperti asal jadi saja.

Sumber lain dari Badan Anti Korupsi Independen (  BAKIN ), Zakaria yang sering di panggil jack Bugis mengatakan, jika kita perhatikan sendiri di lapangan proyek tersebut dapat di katagori kan bermasalah dan belum selesai pun sudah kelihatan hasilnya aneh bahkan ada yang retak – retak , berarti bisa – bisa tidak sesuai dengan spesifikasi.

Oleh karenanya   baik Mulkan maupun Jack Bugis selaku aktifis berharap agar aparat penegak hukum seperti kepolisian dan kejaksaan maupun KPK turun melakukan Lidik terhadap proyek tersebut mengingat anggaran milyaran rupiah proyek tersebut jangan sampai sia – sia dimainkan oleh oknum oknum yang bermental korup  pungkas mereka.

Humas dan protokoler Badan Pengusahaan Batam Ariastuty Sirait ketika di minta konfirmasi proyek tersebut sudah 2 kali perpanjang Addendum namun belum selesai dan Bp Batam tidak melakukan pemutusan hubungan kerja. yang bersangkutan  mengatakan Thanks, nanti kami koordinasikan.

mabes bharindo

Wakaperwil 1 kepri Hirmawansyah

Komentar