oleh

Anggota DPR RI Tegur Bupati Sukabumi untuk Didik Bawahannya Terkait Oknum Aparat Desa yang Marahi Guru

Mabes Bharindo.com Sukabumi – Oknum aparat Desa yang memarahi seorang Guru usai posting kondisi jalan rusak. Sebagaimana diketahui kejadian tersebut tepatnya di Desa Cijalingan, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi. Pada (11/03/2021) lalu.

Mendapatkan Kritik pedas dari Luqman Hakim seorang anggota DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa.

Luqman Hakim menegur Bupati Sukabumi agar ia mendidik aparat desan yang ada di wilayah pemerintahannya, supaya kedepan tidak terjadi kasus serupa.

Anggota DPR RI Fraksi PKB itu juga mengatakan bahwa aparat Desa jangan bertindak layaknya preman, harus bisa menghargai rakyat yang telah peduli dengan kekurangan dari sebuah realitas di desanya.

“Ini kelakuan perangkat desa? Woi..Pak Bupati Sukabumi didiklah perangkat-perangkat desa,” ujar Luqman Hakim seperti dikutip dari akun twitter @LuqmanBeeNKRI pada Sabtu, 13 Maret 2021.

“Agar bisa menghargai rakyat yang peduli realitas yang kurang, Kalau ini mah gaya preman bukan aparat desa,” ujarnya.

Dalam cuitannya Lukman pun melapirkannya pada Mendagri Tito Karnavian dan juga Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, agar memberikan penghargaan kepada guru tersebut.

Pak Guru ini harusnya diberi penghargaan.
@kemendagri @ridwankamil,” ucap Wakil Ketua Komisi 2 itu menambahkan.

Luqman Hakim adalah anggota DPR Fraksi PKB, dan Luqman Hakim kini telah resmi dilantik sebagai Wakil Ketua Komisi II, menggantikan Yaqut Cholil Qoumas yang kini menjabat sebagai Menteri Agama.

Sebelumnya viral di media sosial seorang guru bernama Eko di Sukabumi dimaki oleh oknum aparat desa, karena guru tersebut telah memposting di Facebook terkait kondisi jalan yang telah lama rusak.

Diketahui guru tersebut bernama Eko dan bertugas sebagai pendidik di SMPN 1 Cijalingan Kabupaten Sukabumi Jawa Barat.

Kemudian oknum perangkat desa datang menemui dan mempertanyakan motif dibalik unggahan Guru Eko di media sosialnya.Dalam percakapan tersebut nampak oknum aparat desa tidak dapat menerima unggahan Guru Eko, dan serta merta bicara sambil membentak.

Dalam rekaman video yang berdurasi 4 menit 29 detik, akhirnya Guru Eko tersebut memohon maaf kepada para aparat desa yang telah mendatanginya.

(sony)

Komentar